Pencarian

Revitalisasi Pasar BSM Dumai Diusulkan ke Pemerintah Pusat, Anggaran Capai Rp58 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 • 09:12:00 WIB
Revitalisasi Pasar BSM Dumai Diusulkan ke Pemerintah Pusat, Anggaran Capai Rp58 Miliar
Teks foto: Kepala Dinas Perdagangan Kota Dumai, Zulfikar mengatakan Pasar BSM Dumai diusulkan revitalisasi Rp58 miliar.

DUMAI (TERA24.id) – Pemerintah Kota Dumai mengusulkan revitalisasi total Pasar Bunda Sri Mersing (BSM) yang berada di Jalan Hasanuddin dengan nilai anggaran sekitar Rp58 miliar kepada Pemerintah Pusat. Apabila usulan tersebut disetujui, pelaksanaan pembangunan ditargetkan mulai pada tahun 2027.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota Dumai telah menyiapkan Pasar Lepin di Jalan Sudirman sebagai lokasi relokasi sementara bagi para pedagang selama proses pembangunan Pasar BSM berlangsung.

Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (Dispertaru) Kota Dumai, Muhammad Mufarizal, mengatakan seluruh persyaratan administrasi yang diminta Pemerintah Pusat telah dipenuhi. Dokumen yang disiapkan meliputi feasibility study (FS), dokumen lingkungan, hingga legalitas aset tanah.

"Semua dokumen yang menjadi persyaratan sudah kami lengkapi. Kami optimistis usulan revitalisasi Pasar BSM dapat disetujui karena pembangunan ini merupakan kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan program pemerintah pusat dalam meningkatkan sarana publik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Mufarizal.

Menurutnya, kehadiran pasar yang lebih modern dan representatif nantinya diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat, sekaligus menjadi salah satu motor penggerak perekonomian Kota Dumai.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Dumai, Zulfikar, menjelaskan relokasi pedagang baru akan dilakukan setelah anggaran revitalisasi resmi disetujui oleh Pemerintah Pusat melalui APBN.

"Rencana pemerintah adalah merelokasi pedagang Pasar Bunda Sri Mersing ke Pasar Lepin. Langkah ini tidak hanya untuk mendukung proses pembangunan pasar baru, tetapi juga diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di Pasar Lepin," katanya.

Zulfikar menilai Pasar Lepin masih memiliki kapasitas yang cukup untuk menampung para pedagang dari Pasar BSM maupun Pasar Global. Sejumlah kios dan los yang dibangun melalui APBN pada tahun-tahun sebelumnya masih tersedia dan siap dimanfaatkan.

Ia menambahkan, relokasi tersebut bersifat sementara sehingga tidak memerlukan pembangunan fasilitas permanen. Saat ini pemerintah masih menunggu kepastian pengesahan anggaran APBN sebagai dasar pelaksanaan revitalisasi.

Meski aktivitas perdagangan di beberapa pasar tradisional belum sepenuhnya pulih, Zulfikar optimistis kondisi ekonomi Kota Dumai akan terus membaik seiring bergulirnya berbagai program pembangunan.

"Kami berharap revitalisasi Pasar BSM, ditambah proyek-proyek pembangunan lainnya di kawasan sekitar, dapat menjadi pemicu bangkitnya kembali aktivitas perdagangan serta meningkatkan kesejahteraan para pedagang," pungkasnya.***

Penulis : Erifianto

Follow tera24.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks
Tera24.id - Media Berita Nasional TV YouTube

Berita Terkini

Indeks