INDRAGIRI HULU (TERA24.id) – Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau menembus kawasan pedalaman Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) untuk menjangkau masyarakat adat Suku Talang Mamak. Dalam kegiatan tersebut, tim membagikan ratusan bendera Merah Putih, menyalurkan bantuan sosial, hingga melaksanakan aksi penghijauan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
Ekspedisi yang berlangsung di Dusun Nunusan, Desa Rantau Langsat, serta Desa Siambul pada Minggu (2/8/2026) dipimpin Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, didampingi Penata Kebijakan Kapolri Madya TK II Polda Riau Kombes Pol Anton Setyo Hariyanto dan Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra.
Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil, sekaligus membawa semangat persatuan, kepedulian sosial, dan pelestarian lingkungan.
"Ekspedisi ini bukan sekadar kunjungan, tetapi bentuk nyata kehadiran negara untuk masyarakat di pelosok. Kami ingin memastikan semangat kebangsaan dan perhatian pemerintah dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," ujar AKBP Eka, Senin (3/8/2026).
Dusun Nunusan merupakan kawasan yang berada di tepian Sungai Batang Gansal dan berbatasan langsung dengan hutan lindung. Mayoritas penduduknya merupakan masyarakat adat Suku Talang Mamak yang masih hidup dengan keterbatasan akses serta kondisi ekonomi yang sederhana. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan wilayah ini dipilih sebagai lokasi kegiatan.
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi membagikan sebanyak 180 bendera Merah Putih lengkap dengan pita ikat kepala kepada masyarakat. Jumlah tersebut disesuaikan dengan jumlah kepala keluarga di wilayah tersebut.
Bendera diterima dengan penuh antusias oleh tokoh adat dan masyarakat setempat. Mereka berkomitmen mengibarkan Merah Putih di rumah-rumah warga maupun balai desa sebagai simbol kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Walaupun saudara-saudara kita tinggal di pedalaman dan jauh dari pusat kota, mereka tetap bagian dari keluarga besar Indonesia. Nasionalisme harus tumbuh di setiap hati, mulai dari kota hingga ke pelosok hutan," tegas AKBP Eka.
Selain membagikan bendera, tim juga menyalurkan 180 paket bantuan sembako kepada keluarga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang berada di wilayah dengan akses terbatas.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi bersama masyarakat melaksanakan penanaman 180 bibit pohon buah, di antaranya matoa, rambutan, durian, dan berbagai jenis tanaman lainnya di sepanjang bantaran Sungai Batang Gansal.
Program penghijauan ini merupakan bagian dari program Green Policing Polda Riau yang bertujuan menjaga kelestarian lingkungan, mencegah erosi bantaran sungai, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui hasil tanaman di masa mendatang.
Perhatian juga diberikan kepada generasi muda. Tim menyerahkan 50 set perlengkapan bola voli lengkap dengan net serta 50 bola sepak kepada para pemuda Dusun Nunusan sebagai sarana mendukung kegiatan olahraga dan mempererat kebersamaan di lingkungan masyarakat.
Tak hanya itu, sebanyak tiga set perlengkapan Pos Kamling turut diserahkan guna meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Tim ekspedisi juga memberikan penghargaan kepada Ketua RT Dusun Nunusan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan dukungannya terhadap kemajuan pendidikan di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi ini, Polda Riau berharap semangat nasionalisme, kepedulian sosial, serta komitmen menjaga kelestarian lingkungan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, termasuk di wilayah-wilayah terpencil yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Indonesia.**