JAKARTA (TERA24.id) – PT Hutama Karya (Persero) resmi memberlakukan pengalihan arus lalu lintas bagi pengguna Jalan Tol Pekanbaru–Dumai yang akan menuju Kota Pekanbaru. Rekayasa lalu lintas tersebut mulai diterapkan pada Kamis (30/7/2026) sebagai bagian dari proses pembangunan konektivitas dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru.
Pengalihan jalur dilakukan di KM STA 00+200 Jalan Tol Pekanbaru–Dumai. Langkah ini diperlukan untuk mendukung pekerjaan pembangunan jembatan overpass yang menjadi bagian dari penyambungan kedua ruas jalan tol tersebut.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Hamdani, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas merupakan tahapan penting agar proses konstruksi dapat berjalan sesuai jadwal tanpa mengesampingkan keselamatan para pengguna jalan.
"Pemindahan jalur ini merupakan bagian dari tahapan pembangunan konektivitas antara Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru," ujar Hamdani dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).
Ia menegaskan, selama pekerjaan berlangsung akses keluar menuju Kota Pekanbaru tidak lagi melalui jalur lama menuju Akses Muara Fajar. Sebagai gantinya, seluruh kendaraan akan diarahkan melalui jalur baru menuju Pintu Tol Bypass Pekanbaru.
Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna jalan agar memperhatikan rambu-rambu lalu lintas sementara yang telah dipasang, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengurangi kecepatan saat melintasi area proyek demi menjaga keselamatan bersama.
Selain itu, pengguna jalan juga diminta menyesuaikan waktu dan rute perjalanan sejak mendekati lokasi pengalihan guna mengantisipasi perlambatan arus lalu lintas selama masa transisi.
Untuk mendukung kelancaran rekayasa lalu lintas tersebut, Hutama Karya telah berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, Dinas Perhubungan, serta berbagai instansi terkait lainnya.
Beragam fasilitas keselamatan juga telah disiapkan, seperti rambu sementara, traffic cone, water barrier, papan informasi, lampu peringatan, hingga penempatan petugas di sejumlah titik strategis.
Hamdani menambahkan, kondisi lalu lintas selama pelaksanaan pekerjaan akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala agar keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga.
Ia juga mengingatkan pengguna jalan untuk memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol, mematuhi batas kecepatan yang berlaku, serta menjaga jarak aman antar kendaraan.
Melalui pembangunan konektivitas ini, Hutama Karya berharap integrasi Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru dapat segera terwujud sehingga mampu meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau.***
Editor : Erifianto