PEKANBARU (TERA24.id) – Kepolisian Sektor (Polsek) Binawidya terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis dan kegiatan keagamaan.
Salah satunya dengan menggelar pengajian rutin bagi anak-anak setiap malam Minggu di Mushalla An-Nusirwan, lingkungan Mapolsek Binawidya, Pekanbaru.
Kegiatan tersebut diikuti anak-anak yang berada di wilayah hukum Polsek Binawidya. Mereka mendapatkan pembelajaran membaca Al-Qur’an, doa-doa serta pemahaman mengenai nilai-nilai keagamaan dan akhlak.
Kapolsek Binawidya, Kompol Nusirwan, S.H., memberikan perhatian terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan mushalla di lingkungan Mapolsek tidak hanya diperuntukkan bagi personel, tetapi juga dapat menjadi ruang pembinaan keagamaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Melalui kegiatan ini, waktu malam Minggu yang biasanya dihabiskan anak-anak untuk bermain diarahkan menjadi aktivitas yang lebih positif dan bermanfaat.
Selain belajar agama, anak-anak juga mendapatkan pembinaan mengenai kedisiplinan, sopan santun, kebersamaan serta pentingnya menghormati orang tua dan sesama.
Kompol Nusirwan menilai pembentukan karakter generasi muda membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Tidak hanya kepolisian, tetapi juga keluarga, tokoh agama dan lingkungan masyarakat.
“Anak-anak adalah generasi penerus. Karena itu, kita harus bersama-sama memberikan perhatian dan membimbing mereka agar tumbuh menjadi generasi yang baik, berakhlak dan memiliki masa depan yang positif,” demikian pesan yang disampaikan dalam semangat kegiatan tersebut.
Menurutnya, pembinaan sejak dini semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial yang semakin luas. Pendidikan agama diharapkan dapat menjadi salah satu bekal bagi anak-anak dalam menyaring berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekitar.
Kegiatan pengajian juga menjadi sarana bagi personel Polsek Binawidya untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran polisi dalam kegiatan keagamaan tersebut diharapkan dapat menciptakan hubungan yang lebih akrab, ramah dan humanis.
Anak-anak yang mengikuti pengajian pun dapat mengenal polisi tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan agama dan masa depan generasi muda.
Di sisi lain, kegiatan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak. Dengan menyediakan ruang untuk belajar agama dan melakukan kegiatan positif, anak-anak diharapkan memiliki aktivitas yang sehat sekaligus terhindar dari berbagai pengaruh negatif.
Kapolsek Binawidya juga mengajak para orang tua agar terus memberikan perhatian terhadap pendidikan dan pembentukan karakter anak. Sebab, pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga dimulai dari keluarga dan lingkungan tempat anak tumbuh.
Kegiatan mengaji yang dilaksanakan secara rutin setiap malam Minggu itu diharapkan dapat terus berlangsung dan berkembang. Selain menjadi sarana belajar membaca Al-Qur’an, kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan akhlak sekaligus mempererat silaturahmi antara jajaran Polsek Binawidya dengan masyarakat.
Melalui pendekatan keagamaan dan kegiatan sosial tersebut, Polsek Binawidya menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga mencakup upaya membangun komunikasi, memberikan edukasi serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
Dengan semakin intensifnya kegiatan positif bagi generasi muda, Polsek Binawidya berharap dapat ikut mendorong terciptanya masyarakat yang religius, aman dan kondusif serta melahirkan generasi penerus yang berpengetahuan, berakhlak dan memiliki masa depan yang baik.