JAKARTA (TERA24.id) – Ketua Dewan Pembina Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma), Agus Andrianto, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan bergandengan tangan demi kepentingan bangsa.
Ajakan tersebut disampaikan Agus saat menghadiri Musyawarah Besar (Mubes) VI DPP Paguyuban Keluarga Besar (PKB) Pujakesuma yang digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (18/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Agus menekankan pentingnya membangun kebersamaan di tengah keberagaman. Menurutnya, berbagai organisasi dan elemen masyarakat memiliki peran masing-masing yang dapat disinergikan untuk memberikan kontribusi bagi bangsa.
"Kita punya Agrinas, kita punya Perhutani, ada Squad Nusantara, ada Jagatara, ada MPI (Matahari Pagi Indonesia), yuk gandengan tangan," kata Agus di lokasi acara.
Agus kemudian mengutip filosofi Jawa yang menurutnya relevan untuk menjadi pegangan dalam membangun kebersamaan, yakni rukun, raket, reget dan rumekso.
Ia menjelaskan, rukun memiliki makna hidup damai, bersatu dan menghindari pertikaian. Sementara raket menggambarkan keakraban, kedekatan serta hubungan yang erat antarsesama.
Adapun reget dimaknai sebagai semangat, keseriusan dan kesungguhan dalam menjalankan sesuatu. Sedangkan rumekso berarti menjaga, merawat dan melindungi dengan sungguh-sungguh.
Keempat nilai tersebut, kata Agus, dapat menjadi landasan dalam memperkuat solidaritas dan kebersamaan, khususnya di lingkungan keluarga besar Pujakesuma.
Mubes VI DPP PKB Pujakesuma menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus mempererat hubungan antarpengurus dan anggota Pujakesuma dari berbagai daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Generasi Muda Pujakesuma Provinsi Riau, Fuad Santoso, SH, MH.
Kehadiran perwakilan Generasi Muda Pujakesuma Riau turut menunjukkan keterlibatan unsur generasi muda dalam agenda organisasi Pujakesuma di tingkat nasional.(*)